Sejarah Asal Usul Motif Batik Kawung

10-nitik-motif-batik-kawung

Motif Batik Kawung memiliki arti
yang menyimbolkan harapan supaya manusia terus-menerus ingat darimana asal usulnya.
Masa lampau Motif Batik Kawung dipakai di l lingkungan keraton. Petinggi keraton yang memakai Motif Batik Kawung menggambarkan sosok pemuka yang bisa menahan hawa nafsu juga membentengi hati nurani supaya ada harmoni dalam tindak tanduk kesibukan manusia.

Asal usul lahirnya Motif Batik Kawung yaitu saat ada pemuda yang memilik sosok berwibawa juga dihormati di kalangan kaumnya. dengan cepat sebab sikap pemuda yang bijak dan santun sekali, sampai mejadikan namanya terdengar sampai di lingkungan kerajaan Mataram.

Kalangan keraton merasa penasaran dengan kemashuran sang pemuda, sampai diperintahkan pemuda ini untuk berkunjung ke raja. Mendengar kabar putranya dipanggil raja, membuat ibunya menjadi terharu dan berharap besar. Sang Ibu memberi nasihat supaya anaknya itu bisa menjaga hawa nafsu juga tidak lupa dari mana dia berasal.

Karena itulah sang ibu membikin motif batik kawung, dengan keingingan sang anak bisa menjadi seorang yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tak lama setelah dipanggil kalangan keraton dan diberikan sejumlah kesibukan yang selalu bisa ditepati, karenanya pemuda ini dilantik menjadi adipati Wonobodro.

Dalam pelantikan menjabat adipati Wonobodro, sang pemuda memakai baju batik pemberian ibundanya dengan Motif Batik Kawung.

Motif Kawung bercorak lingkaran menyerupai buah Kawung yang ditata rapi secara geometris. Motif ini juga diterjemahankan sebagai gambar bunga teratai bersama empat lembar daun bunga yang merekah. Bunga teratai melambangkan umur panjang dan kesucian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s